Akhirnya…

Saya ganti provider handphone, dari Mobile-8 ke T-Sel. Artinya? Ganti handphone juga, he he….

Ceritanya saya dan suami pergi ke WTC Surabaya hari Sabtu kemarin. Niatnya sih memang untuk ganti provider sekaligus handphone karena sinyal layanan Mobile-8 benar-benar hilang kalau masuk ke dalam rumah. Jadi handphone pasti langsung saya matikan jika sedang di rumah.

Nah, setelah pilih nomor Simpati baru, kita berkeliling di WTC untuk mencari toko tempat tukar tambah handphone. Saya dan suami menyusuri toko demi toko mulai dari lantai dasar hingga lantai 3.

Terus terang kita agak sedikit terkejut mendapati bahwa cukup banyak orang yang seliweran di WTC tersebut sambil bolak-balik bertanya, “Mau jual handphone Pak?” Soalnya kalau di Jakarta (biasanya kita berkunjung ke ITC), orang yang menawarkan untuk menerima handphone bekas tidak terlalu “banyak” seperti di WTC Surabaya tersebut.

“Hmm, apa di Surabaya ini lebih banyak orang yang lebih senang membeli handphone bekas dibandingkan handphone baru yah?” pikir saya. Mungkin juga yah? Mungkin memang benar kalau pendapatan per kapita lebih besar di Jakarta dibandingkan Surabaya. Atau mungkin juga, orang “berduit” Surabaya lebih senang beli handphone baru di tempat lain dan bukan WTC.

Singkat cerita, setelah wara-wiri tidak jelas selama hampir 1 jam, kita memutar ke area pertokoan yang agak sepi di lantai 3, suami berjalan di depan dan saya di belakang sambil bersenandung. Sementara suami sedang melihat-lihat etalase, mendadak saya “ngeh” bahwa di belakang kami ada 2 orang pria yang mengikuti.

Tadinya saya mikir kalau saya terlalu “curigaan” sama 2 orang ini. Namun setelah saya perhatikan, kelakuan mereka yang membuat saya curiga. Masa tiap kali kita berhenti di depan etalase sebuah toko, mereka ikut berhenti dan pura-pura melihat-lihat etalase toko. Karena merasakan kejanggalan ini, saya mencolek suami dan membisikkan kecurigaan tersebut.

Suami pun mulai ikut memperhatikan keanehan ini. Akhirnya kita berhenti di depan sebuah toko sambil bersandar pada pagar kaca. Dan, mereka juga ikut berhenti. Saya terus memperhatikan mereka dengan tujuan merekam wajah mereka ke dalam ingatan. Yah buat jaga-jaga kalau hal terburuk terjadi.

Selama 20 menit kita mengamati kedua orang tersebut yang tidak juga beranjak. Saya menjadi gelisah karena melihat mereka melakukan komunikasi. “Waduh!” saya pikir. “Jangan-jangan mereka menghubungi teman lagi.”

Akhirnya suami memutuskan untuk melanjutkan acara keliling. Saya sempat memperhatikan kalau kedua orang tersebut mengikuti. Saya bilang suami dan dia langsung masuk ke sebuah toko untuk menjual handphone. Alhamdulillah, kedua orang tersebut berhenti mengikuti. Mungkin setelah menghubungi temannya, mereka disuruh menghentikan “aksi” yah?

Setelah kejadian ini, kita berdua lebih waspada. Akhirnya acara tukar tambah handphone berlangsung dengan lancar tanpa kejadian lainnya. Hmm, apa saya terlalu curiga yah?

Yah, pokoknya hati-hati buat yang mau berkunjung ke WTC Surabaya. Waspadalah!

Category: Terkini  Tags:
You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can leave a response, or trackback from your own site.
14 Responses
  1. itthai says:

    Hehhe..
    waspada itu mmg perlu mb…
    dari pd qta mengalami kejadian yg tdk mengenakkan :D
    itthai´s last blog ..Vacation with the Family to Taiwan My ComLuv Profile

    [Reply]

  2. udah benar kok tindakan mbak,
    kalau saya lihat 2 orang tersebut emang berniat nggak baik.

    Untungnya mbak waspada :)

    [Reply]

  3. GiE says:

    Memang kudu waspada setiap saat dimana pun juga. Eh, tapi kan mbak disitu lagi jalan bareng ama suami tuh? Ya… tenang-tenang aja toh… Kalo ada apa-apa biar suami yang SIKAT!!! hehe… :D

    [Reply]

  4. Ferry Prima says:

    wohoho.. acara handphone2 nya jadi agak tegang donk yah mbak :D
    Ferry Prima´s last blog ..Michael Jackson Meninggal Dunia My ComLuv Profile

    [Reply]

  5. Kang Yudiono says:

    Betul Mbak, waspada itu perlu. Di jaman sekarang banyak sekali orang yang aneh2 dan bertindak kriminal.
    Kang Yudiono´s last blog ..Koneksi Internet Lambat…Cape Deh! My ComLuv Profile

    [Reply]

    Apotik Reply:

    @Kang Yudiono,
    Aminnnn

    [Reply]

  6. Blogodolar says:

    Ups…salah nama :)
    Blogodolar´s last blog ..Koneksi Internet Lambat…Cape Deh! My ComLuv Profile

    [Reply]

  7. lagi usil says:

    walah, kok endingnya ‘terbuka’ gini? bikin penasaran ajah kaya kisah misteri :D salam kenal yah…

    [Reply]

  8. st_hart says:

    hmm, emang ga ada salahnya waspada mbak, daripada terjadi hal2 yg ga diinginkan :) hari gini kan?
    st_hart´s last blog ..How to Lose Weight with the Right Food My ComLuv Profile

    [Reply]

  9. arman says:

    well.. waspada gak ada salahnya kok… :)

    bisa jadi orang yang ngikutin itu copet ya…
    arman´s last blog ..Cuma Buat Seseorang… My ComLuv Profile

    [Reply]

  10. Ade says:

    Gpp waspada daripada terjadi hal2 yang tak diinginkan..
    BTW, bagi nomor barunya dong buu :plis:
    Ade´s last blog ..Pelajaran itu berharga 1 juta! My ComLuv Profile

    [Reply]

  11. mas stein says:

    kalo yang ngikutin tingkahnya mencurigakan gitu ya siapapun pasti curiga mbak, mungkin itu preman kacangan, aksinya terlalu mencolok :mikir:

    [Reply]

  12. curiga ya curiga, asal jangan kebablasan aja kasihan korbannya hehehe…:jedug::gemes:

    [Reply]

  13. reni says:

    Kayaknya sih kecurigaan mbak Uke beralasan lho… Waspada itu perlu kok, mbak.

    [Reply]

Leave a Reply

XHTML: You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

:dead: :pray: :clinguk2: :tob: :hoho: :jedug: :lempar: :mikir: :nyembah: :plis: :puyeng: :sikut: :sliweran: :diem: :evillaugh: :gemes: :hore: :lirik: :beer: :ngacir: :matabelo: :mataduitan: :mlorok: :nangis: :ngakak: :ngelamun: :ngikik: more »

Copy Protected by Chetan's WP-CopyProtect.