Archive for » July, 2009 «

Sering dengar gak perkataan ibu-ibu seperti ini, “Kalau gak nyicil, mana bisa punya barang begini Bu!”?

Nah, tempat di mana saya sekarang berdomisili, ada satu nama yang cukup terkenal khususnya di kalangan ibu-ibu kompleks (tidak cuma kompleks saya saja loh!), yaitu Ibu Pandu.

Mengapa beliau terkenal? Alasannya berkaitan dengan kalimat pembuka posting ini. Hehehe….

mau baca lanjutannya gak? silahkan klik di sini

Category: Terkini  Tags: , ,  45 Comments

Bandwith Limit

Sudah ketiga kalinya saya dapat peringatan “bandwidth limit” dari webhosting provider Anakboncel. Jatah bandwith Anakboncel untuk sebulan sesuai dengan paket hosting yang diambil adalah 1 GB. Dan dilihat dari “record” yang ada, hingga tanggal 24 Juli ini, bandwith yang tercapai sudah lebih dari 825 MB. Kok bisa?

Pikir-pikir aneh gak sih? Perasaan blog ini sepi pengunjungnya deh! Apalagi kalau dilihat dari traffic rank versi Alexa yang terus membesar angkanya sejak saya jarang blogwalking.

Coba, saya tanya yah pada para pengunjung blog yang berkenan menyempatkan diri untuk membaca posting ini. Mohon jawab yang jujur :D .

mau baca lanjutannya gak? silahkan klik di sini

Batuk lagi… pilek lagi….

Duh batuk dan pilek adalah penyakit yang paling menyiksa.

Tenggorokan sakit dan hidung mampet membuat semangat makan menurun. Semangat masak dan melakukan pekerjaan rumah tangga juga menurun. Mungkin yang gak menurun adalah semangat “bercinta” (walaupun acara warming up sering terganggu oleh batuk).

Saya sih tidak keberatan kalau hanya menderita pilek. Cuma butuh buang cairan lewat hidung. Gampang! Tinggal srottt…. bersihkan… selesai…

mau baca lanjutannya gak? silahkan klik di sini

Category: Terkini  Tags: , ,  26 Comments

Hari ini tepat seminggu sejak Dira memutuskan untuk menyapih dirinya sendiri.

Hehe, agenda ini berlangsung lancar walaupun bukan tanpa cela sih. Contohnya tadi malam, Dira mencoba untuk nenen lagi. Sempat beberapa lama aku biarkan karena terlalu mengantuk, namun kok terus berlanjut. Akhirnya aku bangun dan bertanya, “Dira haus yah? Mau minum?” Dia melek, mengangguk dan minta susu. “Pake botol Ma,” pesannya.

mau baca lanjutannya gak? silahkan klik di sini

Category: Curhat  Tags: ,  33 Comments

Kamis malam yang lalu mendadak suami bilang, “Besok ke Surabaya yah.”

Saya bengong. “Surabaya? Bukannya tanggal 19 ke Surabayanya?” tanya saya.

“Ya minggu depan juga ke Surabaya lagi,” lanjutnya.

Saya hanya bisa menaikkan alis mata dan mendesah. Dalam hati berkata, “Aduh, kenapa sih minggu ini ke Surabaya. Mana minggu depan juga. Malas banget!”

Kenapa coba saya malas berlibur ke Surabaya di akhir minggu?

mau baca lanjutannya gak? silahkan klik di sini

“Ma, adik bayinya itut mandi yah?” tanya si Kakak.

“Adik bayinya belum mau ikut sama Mama, Kak! Dia keluar lagi,” sahutku.

“Kenapa?” tanya si Kakak dengan mimik serius.

“Soalnya takut saingan nenen sama Kakak,” sahutku sambil bercanda.

Aku perhatikan wajah si Kakak yang terlihat serius memikirkan ucapanku tadi. “Mama bercanda kok, Kak!” ucapku sambil tertawa.

mau baca lanjutannya gak? silahkan klik di sini

Category: Award, Curhat, Terkini  Tags: ,  28 Comments

Hari ini bangun pagi dalam keadaan lelah lahir dan batin.

Setelah mengalami situasi “dingin” (hmm mau dibilang panas, tidak ada adu mulut yah), akhirnya aku memutuskan untuk langsung ngomong ke dia. Aku katakan padanya tentang mengapa aku bosan dicela dan bahwa sesekali aku pun ingin dipuji.

Walaupun sudah tidak menolak sentuhan, namun aku bagaikan berbicara dengan mannequin.  Aku terus berkata. Aku ungkapkan semua yang kurasakan selama 5 tahun menikah dengannya. Dia tetap tak bergeming sedikit pun hingga aku lelah. Akhirnya aku memutuskan untuk berhenti berbicara dan menutup pembicaraan ini dengan perkataan, “Yah sudah. Kalau kamu maunya begini, lebih baik yang di perut dikeluarin aja sekalian.” Aku masuk ke kamar dan menangis.

mau baca lanjutannya gak? silahkan klik di sini

Category: Curhat, Terkini  Tags: , ,  39 Comments

Setelah menidurkan anak, saya berkata padanya, “Tuh penyiar di TV mukanya juga tipe lebar.”

Dia pun menjawab, “Iya, tapi kayaknya mukamu masih lebih lebar.”

“Tuh kan, cela aja terus. Istri kok ga pernah dipuji,” tukasku dengan bibir manyun seraya menjauh.

“Oh, sini sayang. Gak kok,” ujarnya sambil menggapai tanganku.

“Sudah ah. Kalau dicela terus, aku main game aja,” sahutku sambil menyalakan perangkat komputer.

Dia mendekat dan mengecup leherku berusaha merayuku. Aku menggeliatkan leher untuk melepaskan diri dan berkata, “Sudah ah. Geli. Mau main game dulu.”

mau baca lanjutannya gak? silahkan klik di sini

Sejak bekerja di kota yang terpisah dari suami, punya komjing (komputer jinjing) di rumah dan berlangganan Fastnet, salah satu kebiasaan baru saya adalah mencari permainan gratis alias free game yang bisa diunduh dari internet.

Dulu saya sempat punya keahlian mengakali game hasil unduh dari salah satu laman” game developer”. Jadi setiap kali unduh dan kemudian install, saya buat trik khusus untuk mengakali kata kunci/kode khusus yang diminta. Keahlian ini saya dapat dari salah satu forum milik negara seberang (yang lagi berkasus di Ambalat :D ).

Setelah beberapa bulan berhasil main game gratis dari laman resmi, akhirnya saya harus menelan pil pahit. Hehe, maksudnya saya harus terima kenyataan kalau mendadak laman tersebut mengganti format hasil unduh sehingga tidak bisa diakali lagi. Wuih, saat itu saya sedih sekali karena tampaknya harus menghentikan hobi.

mau baca lanjutannya gak? silahkan klik di sini

Weits hp baru nih jadi masih gagu pakainya. Dan hari ini lagi dicoba pakai buat bikin posting ke blog.

Hp yg saya pakai sekarang bukan Blackberry kok. Bukan pula hp ‘high-end class’ (alias mahal). Harganya di bawah 2 juta perak kok.

mau baca lanjutannya gak? silahkan klik di sini

Anakboncel