Tag-Archive for » Bisnis online «

Peringatan! Konten posting ini isinya promosi.

Jadi, kalo ndak mau baca, yah silahkan lihat-lihat posting yang lain.

Tapi…. SANGAT DIANJURKAN untuk membaca isi posting berikut. Mana tahu, kamu jadi tertarik untuk ikutan bisnis si cantik untuk menambah uang saku. (Eh, sapa yang cantik? Wkwkwk….)

Siapa pun boleh kok bergabung di bisnis ini. Pria, wanita, tua, muda… kecuali yang belum punya KTP yah.

mau baca lanjutannya gak? silahkan klik di sini

Haduhhh…. ngantuk banget! Mana capek pula!

Hehe, maklum, tadi siang abis seru-seruan ngerasain yang namanya ikutan order ke Oriflame Bulungan. Untuk yang pertama kalinya. Dan yang terakhir kalinya? Xixixi… lihat-lihat keadaan nantinya deh. *beneran deh! saya paling anti dengan yang namanya keramaian massa, apalagi yang isinya mayoritas perempuan…*

Jadi, ceritanya hari ini saya ikut yang namanya training presentasi. Diadakan oleh Boss Family dan berlangsung di Oriflame Bulungan.

Dengan mengenyahkan rasa malas berangkat dari rumah akibat hawa liburan yang sangat kental menggantung di pelupuk mata sejak pagi hari, akhirnya saya sampai juga di Bulungan pukul 09.30 pagi. Untung saya bisa nebeng dengan Mama yang kebetulan ada acara arisan di daerah Pramuka sehingga tidak perlu berjuang ekstra untuk naik bis/taksi.

Ketika menginjakkan kaki di dalam gedung Oriflame, suasana mendadak berubah dari keramaian khas suara lalu lalang kendaraan menjadi keramaian suara manusia dengan ciri khas ceracau perempuan (ha ha ha…. secara dirinya sendiri juga perempuan yah).

Ampun! Baru kali ini saya lihat konsultan Oriflame tumpah ruah di suatu tempat untuk melakukan transaksi pemesanan barang dalam rangka mengejar tutup poin. Mayoritas bergender perempuan, namun… cukup banyak juga loh yang bergender laki-laki.

Tadinya saya pikir saya bisa segera memesan barang sebelum training untuk tutup poin bulan April. Tapi melihat situasi yang sangat ramai, ditambah dengan fakta bahwa ini adalah pengalaman pertama untuk melakukan order langsung di kantor Oriflame, saya langsung ciut. Waduh… harus mulai dari mana nih? Gimana caranya mau order? Ujung-ujungnya yah saya langsung naik ke lantai 2 untuk mengikuti training.

Setelah melampaui training seru selama lebih 2 jam, dengan pembawa materi mbak Meuthia Rizki, saya kembali tergoda untuk melakukan order lagi. “Hmm, daripada besok-besok malah saya lupa order dan akhirnya performance discount raib, mendingan dibela-belain deh!” begitu pikir saya.

Alhamdulillah, saya ketemu dengan teman kuliah dulu, Niken, yang menawarkan untuk ikut order barang dengan menggunakan nomor antriannya. Setelah mengambil COF (Consultant Order Form) yang ternyata berharga Rp 100/lembar (padahal yah kalau dapat dari pesanan barang via telpon, ini COF sering disia-siakan alias masuk tong sampah), saya langsung mengisi kode-kode barang yang hendak dipesan sesuai dengan kekurangan jumlah BP (Business Point) untuk tutup poin.

*Ini catatan khusus buat mbak Ade. “Mbak, dah aku tupoin yah sekalian!”*

Karena waktu menunggu panggilan untuk nomor antrian yang dimiliki Niken masih lumayan jauh, akhirnya kami (Niken, Mia, saya dan satu lagi downline Niken yang saya lupa namanya) memutuskan untuk makan siang di Blok M Plaza. Hehe, secara tak terduga, ternyata saya mendapat traktiran makan siang dari Mia yang katanya besok berulang tahun.

“Huhu… thanks yah Mi! Baru aja kenal offline hari ini, sudah ikutan ditraktir. Jadi gak enak! Nanti gantian deh aku traktir kalau bonus Oriflamenya sudah 6 jutaan juga kayak kamu. ;)

Setelah makan siang selesai, Mia kembali naik ke lantai 2 untuk ikut kegiatan training offline Boss Family yang lainnya. Sementara Niken mulai memasuki antrian pesanan dan saya luntang lantung menantinya (akibat tidak bisa duduk sama sekali). Akhirnya, pukul 16.30 kita dipanggil untuk mengambil barang pesanan. Dan pukul 17.000 saya bernapas lega dan memutuskan untuk pulang ke rumah dengan taksi (yang menjadi pilihan akibat kaki gempor gak duduk-duduk dari tadi).

“Gak lagi-lagi deh order langsung ke Bulungan, apalagi akhir bulan menjelang tupo begini. Enakan juga pesan lewat telpon. Tinggal dial, sebutin kode dan informasi lain-lainnya, terima barang keesokan harinya sekalian bayar.”

Hmm, tapi yang seru dari pengalaman hari ini adalah hasil pengamatan yang saya lakukan, yaitu :

  • Konsultan Oriflame berasal dari berbagai kalangan dan usia, mulai dari anak sekolah/kuliah, pekerja kantoran, ibu rumah tangga, de es te.
  • Gak cuma perempuan yang bisa bergabung di bisnis Oriflame ini kok! Bahkan laki-laki pun bisa sukses dengan bisnis ini. Ha ha… saya tadi sempat takjub melihat seorang bapak yang membawa kedua anak lelakinya, sibuk melakukan pendaftaran member baru dan mengatur-atur pesanan barangnya (entah itu milik customer atau titipan upline/downlinenya yah)
  • Takjub melihat salah seorang Director di Oriflame yang statusnya baru kuliah semester awal dan memiliki penghasilan lebih dari 5 jeti sebulan. Hebat euy! Apakah saya yang umurnya hampir 2 kalinya bisa melakukan hal yang sama? Semoga! Dengan ijin Allah, tentunya.
  • Terlihat para lelaki yang dengan setia menunggu istri/pacar mereka selesai melakukan transaksi, duduk dengan wajah ceria/bosan/mengantuk. Bahkan, anak-anak pun ikut menemani ayah/bunda/kakaknya loh! MulaiĀ  dari usia bayi hingga usia remaja. “Papil mau gak yah kalo disuruh menanti seperti ini? Hehe yang ada daku ditinggalin kemana kali….”
  • Saya mendapat sharing ilmu yang berharga dari hasil obrolan dengan Mia dan Niken. Thanks yah! Buat saran dan petunjuknya.
  • Dan yang paling akhir… toiletnya Oriflame Bulungan kurang bagus tuh! Harus dibuat lebih bagus dan lebih bersih lagi. *saran penting dari penggemar toilet*

Yah demikianlah saya sampai laporan hasil kunjungan saya ke Oriflame Bulungan hari ini, sekaligus order perdana di kantor Oriflame. Semoga bermanfaat bagi Anda semua. Saya, Uke, melaporkan kepada Anda dari rumah mertua Anakboncel.

Legaaaa….

Akhirnya sudah bilang ke bos kalau saya akan mengundurkan diri dari perusahaan 2T itu.

Hehe, sebenarnya baru efektif akhir bulan Mei 2009 sih. Namun karena rekan sekerja saya takut kelimpahan pekerjaan saya yang “Error” itu, akhirnya saya menghadap si bos 2 minggu lebih awal dari seharusnya.

Terus terang, pengajuan pengunduran diri ini adalah momen yang paling saya tunggu. Walaupun saya tergolong baru di perusahaan ini, tapi dalam beberapa bulan saja saya sudah tidak betah. Situasi, kondisi, lingkungan dan manajemen perusahaan kurang baik.

Jikalau pun suami tidak mengajak saya pindah, pasti saat ini saya sedang berjibaku untuk mencari pekerjaan baru. Jadi, saya benar-benar semangat saat mengutarakan soal pengunduran diri di depan bos.

Hehe, sayang sebenarnya saya sempat menampik tawaran kerja yang lebih baik di bulan November lalu. It was a great opportunity and challenge for me. Sempat kepikiran mau dicobain, tapi takut malah timbul penyesalan semakin dalam kalau pada akhirnya harus saya tinggalkan juga.

Bagaimana pun, saya tetap lebih memilih suami dan anak lah daripada karir. Apalagi pada dasarnya saya adalah manusia cinta keluarga. Dan, diam-diam punya tekad untuk memberikan perhatian dan kasih sayang buat anak supaya jiwa tidak kering kerontang seperti mamanya.

Sebelumnya saya sempat berpikir bahwa saya akan merasa sangat sedih ketika mengutarakan pengunduran diri seperti ketika saya mengundurkan diri dari Me***. Tapi ternyata saya malah merasa lega dan senang hati. Sepertinya ada beban 1000 ton yang diangkat dari pikiran ini.

Yah memang sih, sejauh ini saya belum mendapat pegangan lain yang bisa menghasilkan uang yang nilainya setara dengan gaji sekarang. Namun, saya yakin bahwa dua bisnis online yang sedang dijalankan saat ini, yaitu d’BC Network dan Dynasis bisa terus berkembang dan pada akhirnya memberikan hasil yang lebih.

Amin! Amin! Amin! Hehe, mana tahu ada peluang bisnis lain yah yang bisa dikerjakan dari rumah nanti…

Sing a song yuk!

Kalau kau suka hati, tepuk tangan… plok plok plok (2 x)

Kalau kau suka hati, mari kita lakukan…

Kalau kau suka hati, tepuk tangan… plok plok plok

Huehehe…lagunya si Dira deh yang dinyanyikan.

Category: Curhat  Tags:  8 Comments

Wihhhh lagi rajin euy bikin posting hari ini.

Sebenarnya iniĀ adalah posting dari forum Dynasis. Numpang nyatut!

Sangat inspiratif buat kita…

Mana tahu dengan membaca posting yang satu ini kita semua jadi tambah semangat buat gabung dengan Dynasis (promosidotcom). Atau pun menjalani bisnis offline dan online yang telah kita geluti selama ini.

Yuk, silahkan disimak!

Sebuah Pelajaran Berharga dari Ilham

Postby EK123 on February 16th, 2009, 1:12 am

Masih dalam acara Presentasi Dynasis di Muara Bungo, adalah seorang member yang dipanggil ke panggung karena berhak atas doorprize yang diadakan pada malam tersebut. Member itu bernama Ilham dengan ID IL423 berhak atas doorprize Deposit. Pada saat yang sama, ia juga mendapat hadiah sebuah T-Shirt dari panitya acara.

Oleh panitya, Ilham didaulat untuk memberikan sambutan dan motivasi. Hal yang tidak pernah saya duga sebelumnya, ternyata dalam sambutannya tersebut tidak menggunakan bahasa Indonesia selayaknya para peserta lain. Bahasa yang digunakan masih bahasa Melayu. Betapa terkejutnya saya, setelah mendapat penjelasan dari panitya bahwa Ilham tidak bisa berbahasa Indonesia. Bahkan, diatas panggungpun ia masih salah menyebutkan berapa jumlah bonusnya. Yang seharusnya adalah Rp 666.866 ia menyebutkan sebesar enam ratus enam puluh rupiah. Entah karena grogi atau memang seperti itu.

Setelah turun dari panggung, ia berjalan duduk kembali ke bangkunya. Oleh pak Armayani sdan Pak Eri, kami diberitahu pekerjaan Ilham yang sesungguhnya. Anda mau tahu apa pekerjaan yang sesungguhnya?

Inilah pekerjaan yang sesungguhnya:

Image
Ilham adalah potret umum dari sekian banyak member Dynasis yang sudah masuk dalam jajaran penerima bonus diatas Rp 100.000.

Mungkin anda terkejut, mungkin juga tidak. Tapi seperti itulah pekerjaan ia yang sesungguhnya. Bekerja di Pasar Atas Muara Bungo sebagai penjual kelapa untuk santan. Pekerjaannya setiap hari mengupas kelapa yang sudah tua untuk kemudian diparut dengan mesin otomatis. Ia bekerja pada orang lain dengan gaji sebesar Rp 125.000/bulan dan itupun baru dibayarkan setiap 6 bulan.

Dari keterangan orang-orang disekelilingnya, kehidupanya tidaklah seperti orang-orang selayaknya. Pulang pergi bekerja dengan sepeda bututnya.

Image

Sekolah SDpun tidak lulus, tidak bisa berbahasa Indonesia. Bahkan saat ditanya mau dapat bonus berapa, ia hanya menjawab, ingin bonus 1 juta untuk bisa membeli mesin pemarut kelapa sendiri. Itu impiannya. Ya, menjadi bos untuk dirinya sendiri.

Dengan segala keterbatasan yang ia miliki, tidak membuatnya patah semangat bahkan tidak ada keluhan sedikitpun yang keluar dari mulutnya. Ia hanya ingin bekerja semampu ia lakukan.

Karena hal itu, Direktur PT Dynasis Golden Infinity -Bapak M. Shaffan Zain- berkenan untuk memberikan sebuah hadiah kecil sekedar rasa kekaguman akan semangatnya. Hadiah itu berupa HP yang dimiliki oleh Pak Shaffan

Image

Image

Sungguh sebuah pencapaian yang luar biasa. Hanya dalam kurun waktu 4 bulan ia bisa mendapat bonus mencapai Rp 660.866. Saya sendiri membutuhkan waktu sekitar 6 bulan untuk mendapat bonus sebesar itu…

Melihat itu, membuat saya semakin sadar bahwa Api Semangat hendaklah jangan pernah padam. Keluhan saya selama ini tidak berarti dihadapan Ilham. Segala fasilitas yang saya bisa dapatkan dikota ternyata kalah oleh semangat berjuang dari IL423. Tidak ada yang tidak mungkin. Selama kita mau kita pasti mampu…

Maju Terus Ilham, Semoga tercapai cita-cita mu….

Bagaimana dengan anda?….

Salam,
Eka Jo/Fathura
at

http://my.opera.com/fathura/blog

bagi anda yang inginkan tips, trik dan informasi

Coming Up: www.d-points.com

DYNASIS GOLDEN INFINITY – Marketing Support – Forum Moderator

Huahhh… touchy kan? Jadi malu sama si Ilham ini.

Kayaknya dalam menjalankan bisnis apa pun banyak sekali halangan yang sebenarnya berasal dari diri sendiri. Contohnya saya nih, kalau disuruh follow up downline, membina downline, cari downline, de el el, pasti beribu alasan keluar.

Xixixi…. semoga dengan pemaksaan dari uplineku yang buat posting di atas, diriku bisa lebih semangat.

Yah gimana gak semangat kalau ngeliat bayangan bonus yang akan diterima jika ada launching item baru.

Ya ya ya! Dynasis akan meluncurkan item baru sebagai pengembangan bisnisnya. Insya Allah akan dilaunching bulan Maret ini.

*cring cring.. mata berasa liat angka2 duit beterbangan*

Anakboncel