Kalau ingat tanggal 25, mendadak ingat waktunya gajian. Hiks…
Hari ini tanggal 25 Juni dan ini untuk pertama kalinya sejak terjun ke dunia kerja di September 2001, saya tidak terima gaji sendiri. Hiks…
Kalau ingat tanggal 25, mendadak ingat waktunya gajian. Hiks…
Hari ini tanggal 25 Juni dan ini untuk pertama kalinya sejak terjun ke dunia kerja di September 2001, saya tidak terima gaji sendiri. Hiks…
Pagi ini saya baca posting di blog Muzda yang baru saya temukan saat blogwalking. Tema posting sih tentang R.A Kartini, sang pencetus emansipasi wanita di negeri ini.
“Hmm.. common posting nih keknya. Walau pun judul postingnya menarik juga ‘Hey, Kartini digugat..’,” pikir saya pada awalnya. “Paling juga gak jauh-jauh dari cerita perjuangan Kartini, surat-suratnya, dan hal-hal biasa yang umum dibahas selama ini,” pikir saya lebih lanjut.
Namun, setelah membaca lebih lanjut lagi… yaiks… ternyata… dalam euy! And truly madly deeply… I really love when she wrote these sentences:
Sekali waktu di televisi aku pernah mendengar Butet Kertaredjasa berkata, bahwa kodrat wanita itu hanya ada dua, hamil dan menyusui.
Menurutku, ini sanjungan yang luar biasa pada wanita. Menjadi Ibu bukan merupakan takdir yang membatasi geraknya, tapi justru merupakan kelebihan.
Dan inilah mungkin yang mendorong Kartini untuk menikah, dijodohkan atau tidak,…
Seketika luluh lantaklah air mata saya. Hehe… salah bahasa yah? Maksudnya, air mata saya kontan menetes satu per satu.
Ihhh cengeng banget yah? Wkwkwk….
Abis, gimana saya gak mau nangis… karena ternyata, selama menunggu datangnya masa pensiun dini dari dunia kerja yang sudah dijalani hampir 8 tahun, saya masih menyimpan keraguan akan peran baru saya nanti sebagai ibu rumah tangga (istri sekaligus ibu).
Kebayang kan? Tiap bulan terima gaji, mendadak harus menadahkan tangan ke suami. Kalau mau beli apa pun, terutama keperluan Dira, saya lebih senang menggunakan uang sendiri daripada meminta suami. Mau tutup poin buat bisnis saya ini, juga pakai uang sendiri (Untungnya buat tutup poin sudah bisa sedikit tercover dengan performance discount deh. Semoga tetap lancar bisnisnya. Amin.). Dan dalam 1 bulan lagi… hehe, saya bakalan menjadi seorang istri yang menanti dinafkahi suaminya. *heleuh bahasanya…*
Suami bahkan akhir-akhir ini sering bertanya kepada saya, “Mama siap gak jadi ibu rumah tangga? Nanti kamu stress lagi di rumah terus. Soalnya biasa kerja kantoran sih!”
Dan jawaban saya selalu standard dan terdengar klise, “Siap gak siap, yah tetap harus dijalankan toh?”
Saya sangat ingin menjadi ibu rumah tangga. Itu cita-cita terpendam saya dari dulu. Saya masuk dunia kerja setelah lulus kuliah lebih dikarenakan keinginan orang tua, terutama Mama, yang mendoktrin bahwa jaman sekarang akan lebih baik kalau perempuan juga bekerja. Lagi pula, selain belum ada rencana menikah, mau apa saya kalau bengong di rumah setelah lulus kuliah?
“Jangan seperti Mama nih! Dulu mau jadi guru, tapi sama Papa disuruh jadi ibu rumah tangga saja! Sekarang menyesal rasanya kalau ingat. Apalagi jaman sekarang Uk! Kalau perempuan gak ada pegangan sama sekali, susah kalau tiba-tiba ditinggal suami,” begitu ujarnya selalu.
Hmm, make sense! Kita tidak pernah bisa menerka kemana jalan hidup kita akan mengarah dan berakhir bagaimana kan?
Sebenarnya keraguan saya muncul karena di pikiran terus melayang-layang pertanyaan “Bisa gak yah saya jadi seorang “housewife” sekaligus “a mom” yang baik?”
Saya sangat sadar kalau menjadi seorang istri dan sekaligus ibu yang baik merupakan sebuah tantangan yang lebih berat daripada menjadi seorang pegawai/manager/direktur atau bahkan pemilik usaha mandiri sekali pun. Saya bahkan lebih deg-degan dibandingkan saat saya mau diinterview untuk suatu posisi di perusahaan tertentu. Jantung saya bahkan berdebar lebih kencang tiap kali ingat akan tanggung jawab dari profesi baru tersebut dibandingkan saat saya diajak bicara sama si bule dan dia berkata, “Look at into my eyes when I talk to you!” (And I win over him coz I dare myself to stare directly into his very own eyes as requested. Ha ha…)
Gimana gak deg-degan. Gimana gak berdebar. Tantangan profesi sebagai istri dan ibu itu tidak hanya dipertanggungjawabkan kepada suami, keluarga dan masyarakat yang notabene manusia juga. Namun juga harus dipertanggungjawabkan ke hadapan Sang Khalik. “Apa saja yang sudah kamu ajarkan pada anakmu? Apa saja yang sudah kamu lakukan kepada anakmu? Apakah anakmu kau ajarkan untuk mengenal-Ku?” Beragam pertanyaan seperti terngiang di telinga.
Ampunnn!!! Pusing lagi deh! Gak heran deh bawaannya jadi sakit melulu yah?
Ya sud lah! Dipikirin amat sih Mama Indira…
Yang jelas, saya sangat berterima kasih kepada Muzda dengan adanya postingannya tersebut. Setidaknya saya semakin yakin bahwa profesi yang akan saya jalani nanti memang takdir yang memiliki berbagai kelebihan.
Doain yah saya bisa lulus dari tantangan ini, dan dapat mempertanggungjawabkan hasilnya, terutama di hadapan-Nya.
Amin…
Doain juga yah bisnis d’BC dan Dynasis saya bisa jalan dan terus berkembang. Huehehe… teteup deh promosinya gak ketinggalan. Yah namanya juga usaha…
Pagi-pagi online, buka blog, eh dapat peer (baca PR) dari blogger yang satu ini, Brigadista.
Disuruh fotoan ala kadarnya dalam kondisi apa pun sebelum ambil award dari dirinya.
Hmm, seru sih sebenarnya kalau aku langsung fotoan pagi tadi juga setelah baca postingan teman yang satu itu. Cuma, resikonya… walah… bisa-bisa kena sanksi parnografiti deh.
Soalnya, saat itu aku benar-benar baru selesai mandi pagi. Masih pakai handuk dan menggigil kedinginan (maklum mandinya gak pakai warm water).
Kenapa coba online pagi-pagi?
Ini semua karena si Apink yang sms jam 5 pagi nanyain deposit Dynasisnya belum masuk. Jadinya aku harus cross check ke web dulu. (Apink….!!! Awas yah kalau gak aktif Dynasisnya!).
Balik ke masalah peer (baca PR).
Aduh, gimana yah cara menyelesaikannya? Soalnya gak punya digital camera nih. Hehe, yang lama dijual ke nyokap (licik banget yah?). Sampai sekarang belum kebeli lagi soalnya kebutuhan rumah tangga meledak. Dan bonus dari salah satu bisnis onlineku merosot drastis (walau pun bonus Dynasisnya naik).
Mikir dulu ah gimana caranya ngerjain award ini… *tuing… tuing… otak buntu*
Brig, gak ada deadline kan buat peer (baca PR) award ini? Hehe… atau mungkin boleh dilempar dulu ke 10 orang lainnya?
Huuu nawar terus nih emaknya Dira.
Legaaaa!!!
Akhirnya hari ini berhasil menyelenggarakan presentasi luar biasa – ala kadarnya seputar Dynasis di rumah. Presentasinya luar biasa! Thanks to Eka Jo (my upline) yang bersedia datang setelah malamnya melakukan ronda
. Jamuannya ala kadar! Thanks to Mbak Mis yang pontang-panting masak dari pagi. Maaf tak bisa membantu karena sibuk urus Dira.
Walau peserta presentasi tidak banyak, yaitu beberapa gelintir anggota jaringanku (Joice, Ridha, Udin dan istrinya) dan 3 orang orang awam yang ingin mengetahui tentang apa dan bagaimana Dynasis, namun forum diskusi berjalan lumayan seru. Hehe, sayang aku tidak bisa mengikuti dengan baik dan benar karena Dira sibuk menyuruhku duduk di dekatnya (di depan TV sambil menonton Dora).
Dari presentasi ini, aku mengutip poin-poin penting versi pemikiranku yang menunjukkan asyiknya bergabung dengan Dynasis adalah :
Isi pulsa elektrik bisa langsung dari handphone kamu. Tidak perlu repot ke counter, atm ataupun harus online YM! Cukup ketik format sms tertentu, kirim ke center, dan tralala… pulsa kamu langsung terisi. Praktis! Buat yang malas ketik format sms, bisa mengakalinya dengan menyimpan draft sms yang sering terpakai sehingga tiap kali hendak mengisi, konfirmasi deposit, de el el, tinggal ubah bagian yang tertentu. Kalau tetap malas, yah salah sendiri! Malas kok dipiara. Lagian ini cuma olahraga jari jemari toh!
“Ohhh! Lebih gampang isi pulsa via YM!” Really? Apa semua orang bisa online (baca: nge-net) dan buka YM? Apa isi pulsa model begini bisa menyentuh semua kalangan dari atas hingga bawah? Tidak usah aku jawab yah, karena sudah jelas intinya.
Dynasis bisa menyentuh semua kalangan, mulai dari atas hingga bawah. Gak percaya? Baca postingan saya sebelumnya mengenai Ilham, seorang pemarut kelapa di Jambi, yang bisa memperoleh bonus Rp 600 ribu dalam beberapa bulan di sini. Dan dia bahkan tidak bisa berbahasa Indonesia dengan baik dan benar. Awesome!
Walau terlihat dari sistem matrix yang digunakan, Dynasis mirip bisnis MLM, yang sering kali membuat mereka yang berpikiran sempit akan menolak mentah-mentah konsep ini, namun hal utama yang menjadi kelebihan Dynasis adalah “Tidak ada produk yang dilebih-lebihkan kualitasnya! Ini pulsa bung, bukan suplemen! Tidak ada ketentuan nilai tutup poin bulanan, cukup 1 kali transaksi sebulan dengan nilai pengisian pulsa berapa pun!”.
Lainnya lagi, kamu bisa deposit berapa pun dan hingga kapan pun! Kenapa? Karena tidak ada istilah deposit hangus di akhir bulan! Kamu bisa mengendapkan deposit kamu hingga berbulan-bulan kok. Sehabisnya saja!
Bandingkan, kamu isi pulsa elektrik di counter/atm dengan isi pulsa elektrik lewat Dynasis. Apa bedanya? Bila isi pulsa elektrik di counter, kamu hanya dapat ucapan terima kasih. Isi pulsa di atm lebih parah karena kamu hanya terima print out tanda transaksi.
Isi pulsa lewat Dynasis? Kamu dapat kesempatan untuk mendapatkan bonus. Makanya, manfaatkan program reward “Tell Your Friends” dan ajak teman-teman kamu sebanyak-banyaknya untuk memakai Dynasis. Walau mereka cuma transaksi lima ribu perak pun, kamu tetap dapat bagian persentase. Yippie!
Kalau punya modal Rp 1jt, kamu bisa mengajukkan diri untuk jadi D-Points Dynasis loh! Apa D-Points itu?
Ringkasnya, D-Points itu adalah salah satu cara Dynasis untuk menjembatani para member Dynasis yang tidak bisa melakukan transfer deposit ke rekening Dynasis karena tidak punya account di bank. Member yang butuh deposit bisa minta tolong member D-Points untuk transfer deposit ke account Dynasis mereka. Tentunya, deposit yang ditransfer ini ditukar dengan uang sejumlah depositi yang ingin ditransfer.
Apa keuntungan menjadi D-Points? Selain jaringan kamu jadi tambah luas, karena otomatis hanya mereka yang termasuk member Dynasis yang bisa memanfaatkan deposit via D-Points, kamu juga mendapat bonus sekian persen yang tergantung dari jumlah deposit kamu buat D-Points.
Hmm, jadi pengen daftar jadi D-Points nih. Sayangnya belum ada spare money buat hal ini. *sigh*
Akan ada pengembangan bisnis dari Dynasis, 18 item. Bocorannya? Hehe, dihapus dulu ah! (abis dimarahin upline galak
… daripada daku disuruh jurit malam di Setu) Tapi yang jelas, bonus bakal berlipat ganda dong. Soalnya dari tiap transaksi yang dilakukan jaringan, kita dapat persentase juga dong. Mantap kan!
Capek ah nulis kelebihan Dynasis! Soalnya banyak sekali. Yang jelas, buat sukses dengan Dynasis, cuma butuh niat, konsistensi, loyalitas, semangat, dan kesabaran kamu. Walau ada mie instant, tapi buat sukses tidak ada yang instant. Semua butuh proses. Tidak hanya istilah “Ada input, ada output” yang penting. Apa yang terjadi di antara, yaitu proses, tidak kalah penting. *sigh, makanya aku sebal dengan para bos yang gak mau tahu proses… maunya lihat outputnya ajah! yehhh kenapa jadi curhat yah?*
Pokoknya, jangan tunggu lama-lama! Jangan kebanyakan mikir! Buat yang mau gabung dengan Dynasis, langsung kirim sms dengan format sesuai yang ada di right bar blog ini yah.
Buat yang mau daftar web replikanya bisa langsung klik di sini.
Hoho, web replika dari Dynasisnya juga bisa kamu pakai kok! Otomatis setelah kamu terdaftar jadi member.
Alamat webnya : http://www.klikdynasis.net/?id=ID Dynasis kamu
Sip kan!
Wihhhh lagi rajin euy bikin posting hari ini.
Sebenarnya ini adalah posting dari forum Dynasis. Numpang nyatut!
Sangat inspiratif buat kita…
Mana tahu dengan membaca posting yang satu ini kita semua jadi tambah semangat buat gabung dengan Dynasis (promosidotcom). Atau pun menjalani bisnis offline dan online yang telah kita geluti selama ini.
Yuk, silahkan disimak!
Sebuah Pelajaran Berharga dari Ilham
Masih dalam acara Presentasi Dynasis di Muara Bungo, adalah seorang member yang dipanggil ke panggung karena berhak atas doorprize yang diadakan pada malam tersebut. Member itu bernama Ilham dengan ID IL423 berhak atas doorprize Deposit. Pada saat yang sama, ia juga mendapat hadiah sebuah T-Shirt dari panitya acara.Oleh panitya, Ilham didaulat untuk memberikan sambutan dan motivasi. Hal yang tidak pernah saya duga sebelumnya, ternyata dalam sambutannya tersebut tidak menggunakan bahasa Indonesia selayaknya para peserta lain. Bahasa yang digunakan masih bahasa Melayu. Betapa terkejutnya saya, setelah mendapat penjelasan dari panitya bahwa Ilham tidak bisa berbahasa Indonesia. Bahkan, diatas panggungpun ia masih salah menyebutkan berapa jumlah bonusnya. Yang seharusnya adalah Rp 666.866 ia menyebutkan sebesar enam ratus enam puluh rupiah. Entah karena grogi atau memang seperti itu.
Setelah turun dari panggung, ia berjalan duduk kembali ke bangkunya. Oleh pak Armayani sdan Pak Eri, kami diberitahu pekerjaan Ilham yang sesungguhnya. Anda mau tahu apa pekerjaan yang sesungguhnya?
Inilah pekerjaan yang sesungguhnya:
Ilham adalah potret umum dari sekian banyak member Dynasis yang sudah masuk dalam jajaran penerima bonus diatas Rp 100.000.Mungkin anda terkejut, mungkin juga tidak. Tapi seperti itulah pekerjaan ia yang sesungguhnya. Bekerja di Pasar Atas Muara Bungo sebagai penjual kelapa untuk santan. Pekerjaannya setiap hari mengupas kelapa yang sudah tua untuk kemudian diparut dengan mesin otomatis. Ia bekerja pada orang lain dengan gaji sebesar Rp 125.000/bulan dan itupun baru dibayarkan setiap 6 bulan.
Dari keterangan orang-orang disekelilingnya, kehidupanya tidaklah seperti orang-orang selayaknya. Pulang pergi bekerja dengan sepeda bututnya.
Sekolah SDpun tidak lulus, tidak bisa berbahasa Indonesia. Bahkan saat ditanya mau dapat bonus berapa, ia hanya menjawab, ingin bonus 1 juta untuk bisa membeli mesin pemarut kelapa sendiri. Itu impiannya. Ya, menjadi bos untuk dirinya sendiri.
Dengan segala keterbatasan yang ia miliki, tidak membuatnya patah semangat bahkan tidak ada keluhan sedikitpun yang keluar dari mulutnya. Ia hanya ingin bekerja semampu ia lakukan.
Karena hal itu, Direktur PT Dynasis Golden Infinity -Bapak M. Shaffan Zain- berkenan untuk memberikan sebuah hadiah kecil sekedar rasa kekaguman akan semangatnya. Hadiah itu berupa HP yang dimiliki oleh Pak Shaffan
Sungguh sebuah pencapaian yang luar biasa. Hanya dalam kurun waktu 4 bulan ia bisa mendapat bonus mencapai Rp 660.866. Saya sendiri membutuhkan waktu sekitar 6 bulan untuk mendapat bonus sebesar itu…
Melihat itu, membuat saya semakin sadar bahwa Api Semangat hendaklah jangan pernah padam. Keluhan saya selama ini tidak berarti dihadapan Ilham. Segala fasilitas yang saya bisa dapatkan dikota ternyata kalah oleh semangat berjuang dari IL423. Tidak ada yang tidak mungkin. Selama kita mau kita pasti mampu…
Maju Terus Ilham, Semoga tercapai cita-cita mu….
Bagaimana dengan anda?….
Salam,
Eka Jo/Fathura athttp://my.opera.com/fathura/blog
bagi anda yang inginkan tips, trik dan informasi
Coming Up: www.d-points.com
DYNASIS GOLDEN INFINITY – Marketing Support – Forum Moderator
Huahhh… touchy kan? Jadi malu sama si Ilham ini.
Kayaknya dalam menjalankan bisnis apa pun banyak sekali halangan yang sebenarnya berasal dari diri sendiri. Contohnya saya nih, kalau disuruh follow up downline, membina downline, cari downline, de el el, pasti beribu alasan keluar.
Xixixi…. semoga dengan pemaksaan dari uplineku yang buat posting di atas, diriku bisa lebih semangat.
Yah gimana gak semangat kalau ngeliat bayangan bonus yang akan diterima jika ada launching item baru.
Ya ya ya! Dynasis akan meluncurkan item baru sebagai pengembangan bisnisnya. Insya Allah akan dilaunching bulan Maret ini.
*cring cring.. mata berasa liat angka2 duit beterbangan*
Bener deh!
Aku tuh paling malas kalau disuruh buat iklan deh. Maklum, tidak jago umbar kata-kata manis dan mempesona sih.
Tapi, berhubung upline Dynasisku berharap daku bisa mengembangkan jaringan lagi setelah vakum cukup lama, akhirnya yah pasang iklan juga deh.
Abis keenakan sih diriku ini. Cuma tinggal terima bonus doang dan gak berbuat apa-apa lagi.
Hehe, lumayanlah bulan ini dapat Rp 600rb padahal hanya mengandalkan keaktifan level 4.
Tapi yah itu…. ditegur sama uplineku dan disertai ancaman *maaf Pak! becanda!*.
Mau lihat isi iklanku di salah satu milis? Hyuk! Komentarnya ditunggu loh! *hmm partisipasinya buat join juga diterima dengan lapang dada*
Iklan dimulai!
Siapa sih hari gini gak pegang handphone?
Siapa sih yang pegang handphone gak butuh isi pulsa? (kecuali yang pasca bayar yah
)
Hampir semua pengguna handphone prabayar perlu isi pulsa kan? Minimal Rp 10 ribu deh.
Nah, daripada kamu pusing cari counter atau atm buat isi pulsa, atau kudu online chat dulu biar bisa isi pulsa, mendingan gabung langsung dengan Dynasis.
Kenapa harus Dynasis?
Jawabannya gampang kok!
1. Gratis biaya pendaftaran
2. Deposit isi pulsa terserah Anda
3. Bisa isi pulsa dimana dan kapan saja. Langsung dari handphone Anda
4. Support system isi pulsa 24 jam
5. Harga pulsa bersaing di pasaran
6. Kesempatan dapat bonus untuk pengembangan jaringan
7. Dapat web replika untuk promosi online (2 web address loh)Poin no 6 benar-benar terbukti kok!
Mau lihat buktinya?
Klik langsung ke link berikut atau paste ke browser kamu
http://forum.klikdynasis.net/viewtopic.php?f=23&t=423Lihat nama saya di urutan 18.
Lumayankan bonusnya? Yang jelas sih lebih besar daripada kebutuhan saya untuk isi pulsa.
So, jangan ragu lagi!
Kamu cuma butuh buat kirim sms ke 08889901578 dengan format:
Reg.NoHP_Anda.Nama_Anda.Nama_Bank.NoRek_Bank
Contoh:
Reg.08123456789.Arleta Kusumasari.BCA.4370631323Jika tidak memiliki rekening bank:
Reg.NoHP_Anda.Nama_Anda.-.-
Contoh:
Reg.08123456789.Arleta Kusumasari.-.-Terus, lakukan deposit dan isi pulsa. Supaya dapat bonus, ajak teman, ortu, adik, kakak, sepupu, keponakan, tetangga, rekan kerja bergabung dengan Dynasis. Suruh mereka isi pulsa dan kembangkan jaringan juga.
Gampang kan?
Semakin luas jaringan kamu, semakin besar kesempatan kamu untuk dapat bonus lebih besar
Buruan… buruan…. gabung sekarang juga.
Kalau masih ragu, kamu boleh mengumpulkan 3-10 orang teman kamu untuk ikut presentasi Dynasis loh. Hubungi saya untuk atur jadwalnya.
Salam,
Arleta/Uke
08889901578Daftar web replika Dynasis?
Klik di sini : http://www.klikdynasis.net/?id=AR2672
atau
http://klubpulsa.com/?id=ukepoet